Kamis, 16 Februari 2017

CUKUP ITU BERAPA ?



Cerita Seorang Petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat Petani menjadi kaya raya seberapapun yang di inginkanya, sebab kucuran emas itu baru akan berhenti bila si Petani mengucapkan kata “ Cukup” seketika si Petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Di ambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubuk mungilnya untuk disimpan disana.
Kucuran uang terus mengalir sementara si Petani mengisi semua karungnya, seluruh tempatnya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang!
                Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakanya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.
Kata yang sulit di ucapkan oleh manusia barangkali adalah kata “cukup”
Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaanya masih di bawah target.
Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang pengertian.
Anak anaknya mengangap orang tuanya kurang murah hati.
Semua merasa kurang dan kurang.
Kapankah kita bisa berkata cukup?
Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya.
Cukup adalah persoalan kepuasan hati.
Cukup hanya bisa di ucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri.
Tak perlu takut berkata cukup.
Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya. “ Cukup” jangan di artikan sebagai kondisi stagnasi, Mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup.
Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.


Belajarlah untuk berkata “ Cukup “  mensyukuri apa yang sudah di dapatkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar