Minggu, 12 Februari 2017



                                    Point  Of  View 


  Beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari semarang sedang bepergian naik pesawat ke Jakarta . Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si Pemuda menyapa, dan tak lama mereka larut dalam obrolan ringan.” Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta terus” Connecting Flight” ke Singapore nengokin anak saya yang ke dua “. Jawab ibu itu.” Wouw …. Hebat sekali putra ibu” ibu itu menyahut dan terdiam sejenak.
Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaanya.” Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapore tadi, putra yang kedua bu?? Bagaimana dengan kakak adik adiknya??”” Oh ya tentu” si Ibu bercerita :” anak saya yang ketiga seorang Dokter di malang, yang keempat kerja di perkebunan di lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di purwokerto, yang ketujuh menjadi dosen di semarang.

   Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ketujuh.” Terus bagaimana dengan anak pertama ibu??” sambil menghela nafas panjang, ibu itu menjawab,” anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak”. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar.”

  Pemuda itu menyahut, “ Maaf ya Bu……kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik  adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaanya, sedang dia menjadi petani”??

  Do you want to know the answer??????......Dengan tersenyum ibu itu menjawab,”Ooo…tidak  tidak begitu nak ….justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik adiknya dari hasil dia bertani”
Today’s  lesson : Everybody in the world is important. Open your eyes….your heart..your mind…your point of view because we can’t make summary before reading” the book” completely. A wise man said…The more important thing is not WHO YOU ARE  But  WHAT YOU HAVE DONE



Tidak ada komentar:

Posting Komentar